Kamis, 18 Oktober 2018

Edit

Makan Pete Yang Menyehatkan

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/makan-pete-yang-menyehatkan.html

Makan Pete Yang Menyehatkan

DokterSehat.Com – Petai atau orang Indonesia menyebutnya dengan pete adalah makanan yang memiliki aroma yang khas. Beberapa orang tidak keberatan dengan aroma yang ditimbulkan petai, tetapi beberapa orang lainnya tidak menyukai bau yang dihasilkannya.
Petai adalah makanan yang bisa dinikamati dengan beragam cara mulai dari digoreng, dibakar atau diacar. Meski memiliki aroma yang tidak semua orang suka, faktanya petai memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh.

Berikut ini adalah manfaat pete yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

Mengatasi depresi

Menurut survei yang dilakukan oleh MIND di antara pasien penderita depresi, banyak dari mereka merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat Anda rileks, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

Mengatasi PMS (premenstrual syndrome)

Saat Anda mengalami PMS, Anda tidak perlu mengonsumsi obat-obatan atau ramuan khusus. Cukup atasi dengan mengonsumsi petai. Vitamin B6 yang dikandung petai mengatur kadar gula darah sehingga dapat membantu mengatasi mood.

Anemia

Manfaat pete dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Mengatasi tekanan darah tinggi

Memiliki kandungan kalium yang tinggi, manfaat pete sangat baik untuk mengatasi tekanan darah. Bahkan, petai juga dipercaya mampu menurunkan risiko stroke. Menurut riset diterbitkan di The New England Journal of Medicine, memasukan petai dalam makanan sehari-hari akan menurunkan risiko kematian karena stroke sampai 40%.

Meningkatkan kemampuan otak

Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa 200 siswa di Twickenham dapat dengan mudah mengerjakan soal ujian setelah mengonsumsi petai. Dalam sehari siswa mengonsumsi petai sebanyak tiga kali.

Mengatasi sembelit

Karena kandungan serat yang tinggi, manfaat makan makan petai adalah mempermudah buang air besar dan menormalkan kembali sistem pencernaan. Konsumsi petai membuat Anda terhindar untuk mengonsumsi obat-obatan pencahar.

Mengatasi mabuk

Salah satu cara paling cepat untuk mengatasi mabuk adalah dengan milkshake petai yang diberi tambahan madu. Petai akan membantu menenangkan perut sementara madu akan meningkatkan kadar gula darah yang turun. Sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh. Meski cara ini terdengar aneh, akan tetapi aroma yang ditimbulkan dari petai dapat membangunkan seseorang dari mabuk.

Mengatasi begah dan muntah

Khasiat pete lain yang bisa dirasakan tubuh adalah mengatasi rasa panas di dada yang diakibatkan karena terlalu banyak makan. Hal ini bisa terjadi karena petai memiliki efek antasid pada tubuh. Selain itu, petai juga berguna untuk mempertahankan kadar gulan dan menghindari muntah.

Mengatasi rasa gatal

Kulit petai dipercaya bisa mengatasi rasa gatal dan bengkak yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk.
Menjaga sistem saraf
Petai mengandung vitamin B dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

Mengatasi luka lambung

Petai dapat digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena teksturnya yang lembut dan halus. Selain itu, petai juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Memberikan dorongan energi

Petai mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi ini ternyata bisa membuat tubuh Anda lebih bertenaga. Sebuah riset membuktikan bahwa dua porsi petai mampu membuat seseorang melakukan aktivitas berat selama 90 menit.

Menstabilkan emosi

Khasiat pete untuk pengobatan dapat dirasakan oleh penderita Seasonal Affective Disorder (SAD), jenis depresi ringan yang terjadi pada waktu yang sama setiap tahun. Kasus SAD lebih banyak dijumpai di negara dengan empat musim.
Petai dapat membantu penderita SAD kerena mengandung pendorong mood alami yaitu triptofan, salah satu jenis asam amino esensial yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan tubuh.
Efek triptofan secara biologis berperan dalam pembentukan serotonin. Zat neurotransmiter ini di otak dapat membuat seseorang lebih rileks dan berkaitan dengan rasa mengantuk.

Menghilangkan kebiasaan merokok

Khasiat pete yang jarang disadari adalah dapat membantu seseorang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12, kalium dan magnesium, mampu membantu tubuh untuk mengatasi kecanduan nikotin.

Stres

Manfaat pete berikutnya, kalium adalah mineral penting yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika Anda stres, kecepatan metabolisme tubuh akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan dengan mengonsumsi petai.

Benarkah Petai Bisa Bikin Ginjal Rusak?

DokterSehat.Com– Salah satu makanan yang digemari oleh masyarakat Indonesia adapah petai. Meskipun memiliki aroma yang cenderung menyengat, petai dianggap sebagai makanan yang nikmat, baik itu jika dilalap secara langsung atau dijadikan campuran bahan makanan lainnya. Sayangnya, dibalik nikmatnya petai yang kita konsumsi, ada beberapa mitos yang berkembang tentang konsumsi petai yang disebut-sebut bisa memicu bau mulut, sakit kepala, atau bahkan sakit ginjal. Sebenarnya, apakah mitos-mitos ini benar adanya?

Mitos pertama yang dipercaya oleh masyarakat luas adalah makan petai bisa menyebabkan ginjal rusak. Menurut pakar kesehatan, hal ini memang bisa terjadi namun jika konsumsi petai sangat berlebihan. Biasanya, kondisi ini terjadi pada orang-orang yang menggunakan petai sebagai obat tertentu. Kandungan asam jengkolat yang ada dalam petai inilah yang kemudian bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Mitos lain yang menyebutkan bahwa makan petai bisa memicu gangguan pencernaan ternyata sesuai dengan fakta medis. Jika kita mengkonsumsinya dengan berlebihan, maka kita pun akan mengalami masalah perut kembung atau begah. Selain itu, mitos yang menyebutkan bahwa kerap makan petai bisa menyebabkan pegal-pegal ternyata juga benar adanya. Konsumsi asam jengkolat yang berlebihan memang bisa memicu rasa nyeri pada persendian.

Hanya saja, untuk mitos yang menyebutkan bahwa makan petai bisa menyebabkan sakit kepala, hingga saat ini belum ada penelitian yang berhasil membuktikan hal tersebut. Selain itu, mitos petai bisa menyebabkan arthritis juga tidak benar adanya. Justru, kandungan petai seperti antioksidan atau anti inflamasi justru mampu mengatasi berbagai macam peradangan dalam tubuh.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak mengkonsumsi petai dengan berlebihan demi mencegah datangnya efek samping yang tidak diinginkan


Edit

Khasiat Tak Terduga Buah Salak

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/khasiat-tak-terduga-buah-salak.html

Khasiat Tak Terduga Buah Salak

Buah, Kulit, Hingga Daun Salak Ternyata Sangat Bermanfaat Untuk Kesehatan
Tanaman salak memiliki nama latin Sallaca Edulis. Buah salak gampang ditemukan di daerah mana saja di Indonesia serta senantiasa ada di market lantaran tanaman salakjika berbuah nyaris tak mengenal musim.

Rasa buah umunya manis agak sepat. Banyak nutrisi yang dikandung dalam buah salak seperti kalsium, saponin, tanin serta kalsium. Sisi yang dapat dikonsumsi pada buah salak sekitar 50% dan tiap-tiap 100 gr buah salak memiliki kandungan Protein 0, 40 g, Kalori 77kal, Karbohidrat 20, 9 g, Kalsium 28mg, Fosfor 18mg, Zat Besi 4, 2mg Vitamin B 0, 04mg, Vitamin C 2mg, serta Air 750 mg.

Salak ternyata juga sangatlah berguna untuk manusia, pasalnya sampai buah, kulit serta daunnya dapat dipakai juga sebagai obat. Untuk pengobatan seperti untuk menghentikan diare, lantas jika umumnya makan salak bisa menyebabkan kesulitan buang air besar di dalam kandungan menengah. terkadang kulitsalak juga di pakai di dalam traditional china medicine/jamu juga sebagai bahan obat.

Inilah Faedah Buah Salak Untuk Kesehatan

Memelihara Kesehatan Mata

Betakaroten yang ada di dalam buah salak sangat baik untuk kesehatan mata. msc dari pusat litbang gizi dan makanan departemen kesehatan Republik Indonesia menyampaikan bahwa kandungan betakaroten di dalam 100 gr salak makin banyak 5, 5 kali dari buah mangga, 3 kali dari buah jambu biji dan 5 kali dari buah semangka merah. betakaroten yakni diantara zat anti oksidan yang banyak ada di dalam sayuran wortel, yang notabene sangat berguna untuk kesehatan mata.

Obat Diare Atau Mencret. 

Dengan mengonsumsi daging buahnya yang tetap muda sejumlah 20 gr. kandungan zan tanin dala buah salak sangat baik untuk mengobati diare. Spesial untuk ibu hamil sebaiknya jauhi makan buah salak, karena bisa menyebabkan konstipasi atau sulit buang air besar (bab). seandainya ibu hamil terus mau makan buah salak, sebaiknya jangan sampai buang kulit ari (kulit tipis yang menempel pada buahsalak) karena mempunyai kandungan serat yang cukup tinggi, dimana sangat membantu sekali di dalam system membuat lancar buang air besar.

Untuk Ramuan Herbal Dari Buah Salak Inilah Langkahnya!

  • ambil kulit buah salak 100 gr (jangan sampai pakai buah).
  • basuh dengan air sampai bersih.
  • lalu masukkan ke di dalam kuali (jangan sampai kuali aluminium, atau besi).
  • tuang dengan air 1000 ml.
  • rebus menggunakan api kecil sekali, sampai mendidih airnya.
  • saring dan minum airnya.
kulit salak yang sudah di rebus tidak bisa dipakai kembali.

Buah salak juga sebagai obat ambeien, 

Langkah bikin ramuan herbal Daun Salak :
  • ambillah daun salak seperlunya, lalu bersihkan hingga bersih
  • rebus dengan air bersih, komposisinya yakni tiga daun salakuntuk satu gelas air (200 cc)
  • sesudah masak, saring, tambahkan gula merah seperlunya.
  • minum ketika hangat 2 kali sehari

Lantas Apakah Daun Salak Juga Berguna Untuk Kesehatan?

Sudah pasti, Daun salak juga nyatanya berguna untuk menyembuhkan penyakit wasir. Tidak cuma buahnya, daun salak juga memliki manfaat dan faedah untuk mengobati ambeien, langkah pengobatan :
  • Ambil 5 lembar daun salak.
  • lalu rebus daun salak itu dengan 2 gelas air memiliki ukuran tengah.
  • campur air rebusan daun salak dengan gula merah.
  • saring air rebusan.
  • minum air rebusan itu sedikitnya 2 kali 1 hari.
Mudah-mudahan Berguna

Edit

Jus Nanas Efektif Sembuhkan Batuk

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/jus-nanas-efektif-sembuhkan-batuk.html

Jus Nanas 500% Efektif Sembuhkan Batuk


Bila Anda batuk, coba juice nanas karena bisa mengobati 500% lebih efisien di banding obat batuk.
Batuk adalah penyakit yang rata-rata manusia pernah alami, umumnya penyakit batuk ini menyerang saat perubahan musim hingga membuat tubuh manusia kaget dengan perubahan suhu dan akhirnya gejala awalnya yaitu flu dan makin lama menyebabkan batuk.

Umumnya bila Anda batuk, pilihan untuk menyembuhkannya yaitu dengan memakai obat batuk, namun ternyata obat batuk kurang efisien untuk menangani batuk.

Juice nanas lebih efisien di banding obat batuk

Beberapa studi menyampaikan bahwa mengobati penyakit batuk lebih efisien 500% dengan meminum juice nanas di banding obat batuk.Nanas adalah buah yang banyak orang sukai tetapi banyak juga yg tidak menyenanginya, lantaran nanas dapat membuat tenggorokan gatal untuk sebagian orang, karenanya nanas ini kurang banyak disenangi orang. Sayang sekali, buah nanas padahal mempunyai nutrisi serta faedah kesehatan.

Beragam faedah buah nanas

Nanas memiliki kandungan enzim yang bernama bromelain yang bisa mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan penyakit jantung, kanker, arthritis serta peradangan yang lain. Selain itu bromelain dapat juga memperlancar system pencernaan, menjauhi dari gejala angin duduk (angina), bahkan juga bromelain juga dapat mengurangi lendir pada penderita Tuberkulosis (TBC). Serta Bromelain terdapat paling banyak dibagian batang serta bagian bawah nanas yang cukup keras.

Nutrisi pada nanas

Tak perlu di tanya nutrisi pada nanas ini, buah berwarna kuning ini mempunyai nutrisi yang banyak, salah satunya Vitamin B, C, A, Kalsium, Potasium, Beta-karoten, Mangan, Zat besi. Potasium berguna untuk kesehatan otot, saraf, tekanan darah serta kesehatan sel dalam tubuh. Vitamin C dalam nanas berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta menangani infeksi serta penyakit.

Juice nanas untuk atasi batuk

antioksidan dalam nanas membantu menyembuhkan batuk serta radang tenggorokan dengan efisien.
Resep membuat juice nanas untuk obat batuk

Bahan :

  • 1 potong jahe mentah.
  • 1 cangkir juice nanas segar.
  • 1 sendok makan madu mentah.
  • 1/2 sendok teh cayenne.
  • 1/4 cangkir juice lemon.

Cara pembuatan :

  • Campur semua bahan kedalam jus.
  • Haluskan dengan jus.
  • Bila sudah halus, tuang ke gelas.
Konsumsi 1/4 cangkir, 2-3 kali satu hari.
Supaya lebih nikmat, Anda bisa memasukan kedalam kulkas (Hal ini tidak akan mengurangi nutrisi).

Catatan
Meskipun mempunyai banyak manfaat. karena nanas memiliki kandungan potasium, dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi terlampau banyak. Nah dengan hal tersebut, batuk Anda lebih cepat teratasi dan lepas dari masalah batuk yang menyiksa.

Edit

Hubungan Jengkol dengan Kemoterapi

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/hubungan-jengkol-dengan-kemoterapi.html

Hubungan Jengkol dengan Kemoterapi

Ternyata Jengkol Penghancur Sel-Sel Kanker 10. 000x Dari Kemo Terapi
ANDA DOYAN JENGKOL? Baca ya...

Ternyata JENGKOL yaitu buah ajaib untuk membunuh sel KANKER & 10. 000X lebih kuat dari KemoTerapi. Seperti di kenali, pohon jengkol dikenal dengan makna varietas jengkol/jengki.
Kita bisa konsumsi buah Jengkol melalui cara mengonsumsinya selekasnya juga sebagai lalapan, di jus, minuman siap saji, sorbets, kue, emping jengkol dan sebagainya.

Hal sejenis ini menghasilkan banyak kebaikan, tetapi yang paling menarik yakni efek yang dihasilkan pada kista dan tumor. Buah ini adalah obat yang dapat dibuktikan melawan SEMUA JENIS KANKER.

Jengkol di anggap juga sebagai spektrum anti mikroba pada infeksi bakteri dan jamur bisa dibuktikan dari baunya yg adikuat. Efektif pada parasit internal dan cacing, dpt mengatur tekanan darah yang terlalu tinggi & bermanfaat juga sebagai anti depresan, memerangi stres dan gugup.

Sumber info menarik ini datang dari salah satu produsen obat terbesar dî dunia yg mengemukakan bahwa sesudah kian lebih 20 tes laboratorium yang ditangani sejak mulai th. 1970, terungkap bahwa :
Jengkol bisa MENGHANCURKAN SEL GANAS dî 12 daerah kanker termasuk kolon, payudara, prostat, paru-paru dan pankreas.

Senyawa buah ini tunjukkan 10. 000 kali lebih baik dari product adriamycin, obat kemoterapi, biasanya digunakan dî dunia, memperlambat perubahan sel kanker. Dan bahkan yg lebih mencengangkan : jenis terapi dengan ekstrak Jengkol cuma menghancurkan sel-sel kanker ganas & tidak merubah sel-sel sehat.

Sumber » Institute of Health Sciences, 819 Sweden Penelitian Biosains. L. L. C. Cause Street.
Sebarkan Khasiat buah jengkol ini untuk kesehatan kita semua.

Syukurlah untuk yg biasa mengonsumsi JENGKOL

Edit

Daftar Penyakit Ganas Disembuhkan Daun Kelor

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/daftar-penyakit-ganas-disembuhkan-daun.html

Daftar Penyakit Ganas Disembuhkan Daun Kelor

Daun kelor yaitu salah satu jenis sayuran yang saat ini popular. Sayur ini asli Indonesia sudah terkenal faedahnya sampai ke mancanegara. Banyak peneliti yang telah menemukan manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh. Daun kelor sudah di anggap sebagai tanaman ajaib yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal semua penyakit. Kandungan vitamin C daun kelor makin banyak dari sayur atau pun buah yang lain.

Selain itu, kandungan vitamin A dan potasium dalam daun kelor amatlah tinggi. Tak heran apabila daun kelor dianggap pula sebagai tanaman ajaib yang sangat bagus untuk tubuh. Kandungan-kandungan dalam daun kelor ini buat daun kelor mempunyai sangatlah banyak manfaat. Kegunaan daun kelor untuk tubuh amatlah banyak, mulai dari menyembuhkan penyakit dalam sampai penyakit luar. Berikut beberapa kegunaan yang bisa diambil dari daun kelor.

Menyehatkan kulit

Daun kelor mempunyai kandungan vitamin c dan antioksidan yang sangat tinggi, ke-2 zat ini amatlah baik untuk kesehatan kulit. Daun kelor yang dijadikan sebagai sayur dan dikonsumsi melalui cara teratur dapat menghaluskan kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Daun kelor yang ditumbuk bisa pula dijadikan sebagai masker muka yang bisa membuat kulit muka semakin halus dan cantik.

Mengatasi diabetes

Salah satu kegunaan daun kelor yaitu dapat mengatasi diabetes. Kegunaan daun kelor untuk diabetes dapat kurangi kandungan gula dalam darah. Daun kelor dapat jadikan pula sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Makan sayur daun kelor bisa pula mencegah penyakit gula darah atau diabetes.

Menyehatkan mata

Daun kelor juga kaya akan vitamin A yang sangat baik untuk mata. Mengonsumsi daun kelor dapat bikin mata senantiasa dalam kondisi sehat dan jernih. Daun kelor bisa pula menyembuhkan penyakit mata, langkahnya bisa dikonsumsi langsung ataupun air rebusan daun kelor di basuhkan pada mata yang sakit sehari-hari sampai sembuh.

Menghindar kanker

Antioksidan dalam daun kelor sangat tinggi, diluar itu daun kelor mempunyai kandungan potasium yang banyak. Salah satu kegunaan dari daun kelor yaitu bisa mencegah kanker. Kegunaan daun kelor untuk kanker yaitu bisa memperlambat bahkan menghentikan dan mengenyahkan kanker yang ada dalam tubuh.

Mengobati rematik

Daun kelor juga sangat baik untuk mengobati rematik. Kegunaan daun kelor untuk penyembuhan rematik dapat mengurangi rasa sakit pada sendi dan dapat mengurangi penumpukan asam urat pada sendi sampai dapat menyembuhkan rematik atau asam urat.

Daun kelor memanglah sudah sangatlah popular di mancanegara maupun di dalam negeri. Beragam penyakit bisa diobati dengan daun kelor. Selain dapat mengobati beragam penyakit, daun kelor juga sangat baik untuk dikonsumsi tiap-tiap hari. Kegunaan daun kelor yang dikonsumsi tiap-tiap hari yakni dapat meningkatkan kekebalan tubuh sampai tubuh tidak gampang sakit. Selain itu, kelor bisa pula meningkatkan kekebalan tubuh dari beragam virus yang ada.

Edit

19 Penyakit Ini Bisa Dihajar Dengan Jeruk Nipis

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/19-penyakit-ini-bisa-dihajar-dengan.html

19 Penyakit Ini Bisa Dihajar Dengan Jeruk Nipis


Dibawah ini yaitu 19 Rasa Sakit Ini Bisa Ditumpas Dengan Jeruk Nipis satu diantaranya adalah :

1. Ambeien

Akar pohon jeruk nipis dicuci, rebus dengan 1 liter air sepanjang 1/2 jam, saring, minum airnya.

2. Sembelit

  • 1 buah jeruk nipis dicuci, peras ;
  • Lumatkan 3 siung bawang merah yang sudah dikupas dan dicuci ;
  • beri 1 sendok minyak kayu putih, asam kawak sebesar telur puyuh, sedikit air masak ;
  • Campur dengan air jeruk. Gosokkan ke seluruh tubuh, terutama di seputar perut.

3. Batuk

1 buah jeruk nipis dicuci, campur dengan 1, 5 sendok kecap dan garam, aduk rata, saring. Minum 1-3 kali sehari ;
Atau 1 jeruk nipis dicuci, peras. Beri air hangat, sepotong gula batu, aduk rata, saring. Minum 1 kali sehari sampai sembuh.

4. Haid tidak teratur

3 sendok makan air jeruk nipis, madu, 2 gelas air panas, aduk rata. Untuk diminum 3 kali sehari.

5. Difteri

  • 2 buah jeruk nipis dicuci, peras, airnya diseduh dengan satu gelas air ;
  • Beri 1 sendok makan madu ;
  • Hangat-hangat dipakai untuk kumur selama 3 menit, lalu telan. Minum 3 kali sehari, 2 sendok makan.

6. Jerawat

1 buah jeruk nipis dicuci, irislah. Gosokkan pada kulit muka.

7. Kepala pusing atau vertigo

  • 1/2 genggam daun jeruk nipis dicuci, lumatkan ;
  • Beri 1 sendok makan air jeruk nipis ;
  • Gosokkan ke tengkuk, dahi dan pelipis. Lakukan 1-2 kali sehari.

8. Suara serak

2 buah jeruk nipis dicuci, peras ;
Beri kapur sirih, garam dapur, 1 sendok makan madu murni dan 3/4 gelas air mendidih, aduk rata.
Minum sekaligus menjelang tidur malam. Lakukan 1 minggu sekali.

9. Mimisan

  • 1 buah jeruk nipis besar yang sudah tua dicuci,
  • irislah, peras
  • saring airnya untuk menetesi hidung.
  • Lakukan 1-2 kali satu hari.

10. Bau Badan

Irisan jeruk nipis diolesi kapur sirih, gosokkan ke ketiak setelah mandi, biarlah beberapa waktu, lalu bersihkan. Lakukan pagi dan sore.
Sebagian helai daun muda jeruk nipis ditumbuk sampai halus, dicuci, lumatkan. Pulung kecil-kecil seperti pil. Makan 3 kali sehari sesudah makan.

11. Menambah nafsu makan

Sesendok makan air jeruk nipis diberi gula seperlunya. Minum 2 kali satu hari setelah makan.

12. Mencegah rambut rontok

  • 2 buah jeruk nipis dicuci, irislah jadi 3 atau 4 irisan ;
  • Berikan airnya pada kulit kepala hingga rata, bungkus kepala dengan handuk semalaman ;
  • Keramas besok harinya. Lakukan 3 kali 1 minggu.

13. Sakit kepala atau pusing mendadak.

Peras air jeruk nipis ke satu gelas teh kental, beri garam. Minum sekalian.

14. Ketombe

  • Gosokkan air perasan 1-2 jeruk nipis ke semua kulit kepala ;
  • Biarlah 20-30 menit, lalu keramas ;
  • Setelah 3 kali lakukan (setiap kali akan cuci rambut), umumnya ketombe hilang.

15. Flu

Satu buah jeruk nipis dicuci, dipanggang sebentar ;
Apabila sudah agak dingin dibelah dan langsung diperas ke mulut.

16. Demam

  • 1 buah jeruk nipis dicuci, peras,
  • Tambahkan 2 sendok makan madu, minum sekalian ;
  • Atau 3 siung bawang merah dikupas, bersihkan, lumatkan,
  • tambahkan 1 sendok makan minyak kelapa.
  • Berikan pada kening pasien.

17. Hentikan kebiasaan merokok

Irislah jeruk nipis, hisap, minum air putih.
Lakukan beberapa kali sehari.

18. Amandel

  • Kulit 3 buah jeruk nipis dicuci, potong-potong,
  • rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal 3/4, saring ;
  • Kumur-kumur dengan airnya dan diminum.
  • Lakukan 3-4 kali sehari, masing-masing 3 sendok makan.

19. Anyang-anyangan

  • 2 buah jeruk nipis dicuci, peras,
  • beri gula pasir sekedarnya dan satu gelas air panas,
  • aduk, minum sekalian.
  • Umumnya cukup dilakukan sekali.
Edit

10 Khasiat Buah Pisang

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/10-khasiat-buah-pisang.html

10 Khasiat Buah Pisang


Selain menjadi favorit sebagian besar atlet, buah pisang juga memiliki khasiat bagi kesehatan serta kecantikan. Namun untuk mendapatkan manfaatnya, Anda perlu cermat memilih. Pasalnya hanya pisang yang matang saja yang dapat mengubah gula darah menjadi glukosa alami, serta cepat diabsorsi ke dalam peredaran darah.
Ciri-ciri pisang yang matang, adalah pisang yang kulitnya berwarna hijau kekuning-kuningan dengan bercak cokelat atau kuning. Semua kandungan dalam pisang matang tersebut, akan memberikan beberapa manfaat kesehatan, terutama bagi:

1. Sumber Tenaga

Pisang dapat dicerna dengan mudah, sehingga gula yang terdapat didalamnya akan diubah menjadi sumber tenaga yang baik untuk pembentukan tubuh, kerja otot dan juga sangat bagus untuk menghilangkan lelah.

2. Ibu Hamil

Wanita yang tengah hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi pisang, karena mengandung asam folat tinggi yang penting bagi kesempurnaan janin, pembentukan sel-sel baru dan mencegah terjadi cacat bawaan.
Sebuah pisang matang, akan mengandung sekitar 85-100 kalori. Sehingga dengan memakan dua pisang segar, kebutuhan asam folat yang sekitar 58 mikrogram dapat terpenuhi. Di samping itu pisang akan membantu menjaga kadar gula darah yang dapat mengurangi morning sick, sehingga pisang sangat baik untuk cemilan ibu hamil.

3. Penderita Anemia

Kandungan zat besi yang cukup tinggi pada pisang, dapat menstimulasi produksi hemoglobin dalam darah bagi penderita anemia. Dua buah pisang sehari, sangat baik untuk penderita anemia.

4. Penderita Sakit Maag

Sebagai buah yang dapat dikonsumsi langsung, pisang tak membuat iritasi atau kerusakan usus bagi penderita maag. Buah ini sering digunakan untuk melawan penyakit usus, sebab teksturnya lembut.
Pisang juga dapat menetralkan kelebihan asam lambung dan melapisi perut sehingga mampu mengurangi iritasi. Bagi yang mengalami penyakit usus atau kolik akibat asam lambung, Anda dapat mengkonsumsinya dengan di campur pada segelas susu cair.

5. Penderita Penyakit Lever

Bagi penderita lever, dua buah pisang sehari dengan tambahan satu sendok madu, akan baik untuk menambah nafsu makan dan meningkatkan kuat.

6. Penderita Luka Bakar

Khusus untuk penderita luka bakar, Anda dapat menggunakan daun pisang sebagai pengobatan. Caranya, kulit yang terbakar dioles dengan campuran abu daun pisang dan minyak kelapa. Campuran ini mampu mendinginkan kulit yang terbakar.

7. Yang Mengalami Stress

Pisang mengandung potasium, yaitu mineral vital yang membantu menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan kadar air dalam tubuh. Ketika mengalami stress, metabolisme tubuh akan meningkat drastis sehingga mengurangi kadar potasium tubuh. Dengan pisang, potasium dalam tubuh kadarnya akan seimbang.

8. Penderita Stroke

Berdasarkan riset The New England Journal of Medicine, mengkonsumsi pisang setiap hari akan menurunkan resiko kematian akibat stroke hingga 40%.

9. Mengontrol Temperatur

Di beberapa negara, pisang dipandang sebagai makanan pendingin yang dapat menurunkan temperatur fisik dan emosional ibu hamil. Di Thailand contohnya, ibu hamil mengkonsumsi pisang untuk memastikan bayi lahir dengan temperatur sejuk.

10. Meningkatkan Kekuatan Otak

Di sebuah sekolah Inggris, 200 pelajar mampu menyelesaikan ujian akhir hanya dengan sarapan pisang. Mereka juga kerap mengkonsumsi pisang saat jam istirahat serta makan siang, sebab pisang mampu meningkatkan kekuatan otak.

Rabu, 17 Oktober 2018

Edit

Si Kecil Kok Belum Bicara

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/si-kecil-kok-belum-bicara.html

Si Kecil Kok Belum Bicara?

Deteksi dini keterlambatan bicara sangat penting agar intervensi dan stimulasi untuk mengejar ketinggalan dapat segera dilakukan. Orang tua sebaiknya bersabar untuk memperkenalkan dua bahasa itu pada anaknya.

Sion (29 tahun) khawatir. Joshua (2 tahun, 4 bulan) anaknya, belum juga dapat berbicara sepatah kata pun. Joshua hanya bisa menunjuk-nunjuk dan mengeluarkan suara “ uh..uh…,” ketika menginginkan sesuatu. Sementara teman-temannya yang lain sudah bisa mengucapkan kalimat pendek seperti ”aku mau makan,” atau, ”aku mau pipis.”

Sempat timbul keinginan Sion untuk membawa Joshua kepada profesional. Sekedar untuk mengkonsultasikan keadaan anaknya. Namun, orang-orang di sekitarnya seperti tidak mendukung, ”tenang saja, nanti juga bisa. Kamu terlalu khawatir aja…” akhirnya ibu yang tinggal di wilayah Jakarta Timur ini pun menurut. Dia tak memeriksakan anaknya untuk mencari tahu keterlambatan bicara anak pertamanya itu.

Menurut dr. I Gusti Ayu Partiwi Surjadi SpA. MARS, memang ada kasus keterlambatan bicara yang bersifat genetik, yang memang boleh ditunggu. ”Tetapi kita mesti benar-benar yakin bahwa keterlambatan itu benar-benar genetik dan boleh ditunggu, ”Kata dokter Tiwi. Untuk mengetahui apakah kemampuan bicara bayi akan berkembang normal, antara lain dapat dideteksi melalui pendengarannya. “Yakinkan bahwa pendengaran bayi normal karena pendengaran yang baik merupakan salah satu persyaratan untuk bicara,” Tiwi menambahkan. Fungsi pendengaran dapat dinilai dengan melakukan screening pendengaran bahkan sejak bayi baru lahir. Respon bayi terhadap lonceng atau suara merupakan petanda pendengaran bahwa fungsi pendengran bayi baik.

Masalah terlambat bicara menurut Tiwi memang sering kali terlambat terdiagnosis. ”Padahal deteksi dini gangguan perkembangan secara keseluruhan, termasuk terlambat bicara, sangat penting diketahui sedini mungkin,” kata dokter dari RS Bunda Jakarta ini. Sehingga bila terjadi gangguan dapat segera dikoreksi, karena otak berkembang sangat cepat di tahun pertama dan kedua.

 “Bila gangguan perkembangan diketahui di tahun pertama, intervensi atau stimulasi yang dilakukan pada bayi atau anak akan sangat bermanfaat, karena otak masih sangat sensitif dengan stimulasi yang diberikan,” katanya menjelaskan. Rangsangan atau stimulasi perbaikan yang diberikan diharapkan dapat mengejar segala bentuk keterlambatan di tahun pertama atau kedua. ”Tentu saja semua tergantung jenis keterlambatannya atau berat ringannya gangguan perkembangan,” katanya menambahkan.

Seni Septiana Sinaga, Psi mengatakan jika keterlambatan bicara tidak dideteksi sejak dini, maka kerusakan yang ditimbulkan bisa jauh lebih besar. ”Ekspektasi terhadap anak 2 tahun tentu berbeda dengan anak 3 tahun. Apalagi kalau sudah mau masuk TK atau SD,” kata psikolog perkembangan anak dari Klinik Kancil ini.

Psikolog Jacinta F Rini memaparkan bahwa bicara adalah media utama dalam mengekspresikan diri, untuk bisa dimengerti orang lain, orang tua, guru dan teman-temannya. Bila media itu mengalami masalah, maka bisa membuat anak menjadi frustasi. ”Mungkin pula ia akan merasa frustasi dan malu karena teman-temannya memperlakukan dia secara berbeda, entah mengucilkan atau pun membuatnya menjadi bahan tertawaan,” ungkap Jacinta dalam artikelnya “Keterlambatan Bicara” yang dipublikasikan di situs e-psikologi.

Jika tidak ada yang bisa mengerti apa yang diinginkan atau dimaksud anak, maka tak mengherankan jika lama kelamaan anak itu akan berhenti untuk berusaha membuat orang lain mengerti. ”Padahal, belajar melalui proses penting dalam menjadikan seorang manusia bertumbuh dan berhasil menjadi orang seperti yang diharapkannya,” Jacinta menegaskan.

Penyebab Keterlambatan Bicara

Seperti dipaparkan oleh Jacinta, gangguan keterlambatan bicara adalah istilah yang dipergunakan untuk mendeskripsikan adanya hambatan pada kemampuan bicara dan perkembangan bahasa pada anak-anak, tanpa disertai keterlambatan aspek perkembangan lainnya. ”Pada umumnya mereka mempunyi perkembangan intelegensi dan sosial-emosional yang normal. Menurut penelitian masalah ini terjadi atau dialami 5 sampai 10 persen anak-anak usia prasekolah dan lebih cenderung dialami oleh anak laki-laki daripada perempuan ,” urai Jacinta menambahkan.

Penyebab terlambat bicara menurut Tiwi, ada yang bersifat sentral (gangguan pada otak), ada yang karena penyebab perifir (alat pendengaran yang terganggu), tetapi bisa juga karena bersifat genetik (masalah keturunan). ”Anak autis seringkali memberikan manifestasi awal terlambat bicara,” ujarnya. Orang tua sering membawa anak dengan gangguan perkembangan pervasive development disorder not other specified (PDD NOS) yang sering disebut sebagai autisme ke dokter atau ahli perkembangan karena anak belum bisa bicara. Sementara penyebab autisme sampai saat ini belum diketahui secara pasti.

Tiwi menambahkan, orang tua dengan dwi bahasa sebaiknya bersabar untuk memperkenalkan dua bahasa itu pada anaknya. Sebab beberapa kasus menunjukkan bahwa anak yang diperkenalkan bahasa bilingual sejak bayi kadang-kadang bisa menjadi terlambat bicara. ”Kalau belum yakin perkembangan interaksi atau komunikasinya normal atau tidak, sebaiknya memakai satu bahasa saja pada anak,” katanya menganjurkan.

Menurut Seni, banyak anak yang terlambat bicara, karena anak tidak mengalami proses perkembangan secara alami. Misalnya seharusnya anak ditetah, malah diberi baby walker, anak tidak pernah merasakan yang kasar atau lunak, karena selalu harus merasakan yang halus-halus dan bersih sehingga anak menjadi hipersensitif.

Anak usia 9 bulan seharusnya sudah mulai makan makanan yang agak kasar, tetapi karena orang tuanya khawatir anaknya kurus, anak diberi makanan halus terlalu lama. Hal ini akan menyebabkan daerah di sekitar mulut dan lidah yang digunakan juga untuk bicara menjadi kurang terlatih. Anak usia diatas 2 tahun seharusnya juga sudah berhenti minum ASI, sehingga mulutnya tidak hanya terbiasa dengan yang kenyal-kenyal saja. Ia harus sudah mencoba sedotan atau cangkir dan bukan diberi dot agar daerah di sekitar mulutnya dapat terangsang dengan baik.

Begitu juga jika ada tahapan perkembangan anak yang terlewati. Misalnya, anak belum merangkak, tetapi sudah ingin berdiri. ”Kalau ada tahapan yang terlongkapi, potensi masalah yang ditimbulkan bukan hanya keterlambatan bicara, tetapi bisa juga gangguan yang lain. Atau, bisa saja bahasanya tidak terlambat, tetapi mengalami keterlambatan atau bermasalah dalam mengendalikan atensinya,” kata Seni menerangkan.

Sejauh ini, papar Jacinta, kebanyakan nonton televisi pada anak-anak usia balita juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab anak mengalami gangguan keterlambatan bicara, Terlalu banyak menonton TV, menurutnya, merupakan faktor yang membuat anak menjadi pendengar pasif. ”Pada saat nonton televisi, anak akan lebih sebagai pihak yang menerima tanpa harus mencerna dan memproses informasi yang masuk. Belum lagi suguhan yang ditayangkan berisi adegan-adegan yang sering kali tidak dimengerti oleh anak, bahkan mungkin traumatis,” urainya panjang lebar.

Pengalaman traumatis bisa akibat menyaksikan adegan perkelahian, kekerasan, seksual atau pun acara yang tidak disangka-sangka memberi kesan yang mendalam pada anak, karena egosentrisme yang kuat pada anak dan kemampuan kognitif yang masih belum berkembang.

Akibatnya, anak tidak mengalami periode tertentu yang seharusnya otak mendapat banyak stimulasi dari lingkungan dan orang tua, untuk kemudian memberikan feedback kembali. Karena yang lebih banyak memberikan stimulasi adalah televisi (yang tidak membutuhkan respon apa-apa dari penontonnya), maka sel-sel otak yang mengurusi masalah bahasa dan bicara kan terhambat perkembangannya.

Masalah komunikasi dan interaksi dengan orang tua menurut Jacinta, juga memiliki peran yang penting dalam membuat anak mempunyai kemampuan berbicara dan berbahasa yang sangat baik. ”Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa cara mereka berkomunikasi dengan si anak ikut berperan dalam menambah pembendaharan kata, memacu untuk berpikir logis, menganalisis dan membuat kesimpulan dari kalimat-kalimat yang sangat sederhana sekali pun,” jelasnya.

Sebaliknya jika orang tua sering malas mengajak anaknya bicara panjang lebar dan hanya bicara satu dua patah kata saja. Apalagi bila pembicaraan itu lebih banyak instruksi ketimbang dialog. ”Anak yang tidak pernah diberi kesempatan untuk mengekspresikan diri sejak dini (lebih banyak menjadi pendengar pasif) karena orang tua terlalu memaksakan dan ”memasukkan” segala intruksi, pandangan atau keinginan mereka sendiri tanpa memberi kesempatan pada anaknya untuk memberi kesempatan pada anaknya untuk memberi umpan balik juga menjadi faktor yang mempengaruhi kemampuan bicara serta menggunakan kalimat dan berbahasa,” katanya lagi.

Parameter Keterlambatan Bicara

Jika pada usia 6 bulan, bayi tidak melirik atau menoleh pada sumber suara yang datang dari belakang atau sampingnya, atau di usia 10 bulan bayi tidak merespon bila dipanggil namanya, Anda harus waspada. Begitu juga jika pada usia 15 bulan, anak tidak mengerti atau merespon terhadap kita “tidak” atau “jangan,“ atau tidak merespon terhadap perintah duduk, ke sini, atau berdiri di usianya yang ke 21 bulan.

Perlu diwaspadai juga jika si kecil yang berusia 2 tahun tidak dapat menunjuk dan menyebutkan bagian tubuh seperti mulut, hidung, mata, atau kuping. Selain itu, di usia 2 tahun, menurut Seni anak seharusnya sudah bisa merangkai 3 kata seperti, ”aku mau minum,” atau ”aku mau pipis.” “Kalau dapat mengucapkan kata minum atau makan, tetapi tidak jelas berarti anak kurang perangsangan. Tetapi, kalau anak hanya bisa mengucapkan “uuh” atau ”aah,” jangan tunda lagi, sebaiknya anak itu segera dibawa ke ahli,” kata Sebi menjelaskan.

Evaluasi dan Pemeriksaan

Menurut Jacinta, jika orang tua mencurigai anaknya mengalami hambatan bicara, maka hal ini haruslah diteliti dan diperiksa oleh ahli yang memang berkompeten di bidangnya, sehingga terjadinya salah diagnosa dan penanganan dapat dihindar. Untuk itu, diperlukan pemeriksaan lengkap dari aspek-aspek fisiologis dan neurologis serta psikologis.

Seperti dipaparkan Jacinta, pada tahapan pemeriksaan aspek fisiologis dan neurologis, dokter memeriksa secara menyeluruh, untuk mengetahui apakah keterlambatan tersebut disebabkan masalah pada alat pendengaran, sistem pendengarannya, atau pun pada areal otak yang mengatur mekanisme pendengaran, bicara dan otak yang memproduksi kemampuan berbicara. Pemeriksaan lengkap akan menghasilkan diagnosa yang jauh lebih pasti tidak hanya faktor penghambatnya, namun juga metode penanganannya yang paling sesuai untuk anak yang bersangkutan,” jelas Jacinta.

Pemeriksaan secara psikologis menurutnya juga diperlukan untuk memahami fungsi-fungsi lain yang berhubungan dengan kemampuan berbicara dan berbahasa, seperti tingkat intelegensi serta tingkat perkembangan sosial–emosional anak. ”Pemeriksaan secara psikologis ini juga dimaksudkan untuk melihat sejauh mana pengaruh dari hambatan yang dialami anak terhadap kemampuan emosional dan intelektualnya. Pemeriksaan ini juga harus berpengalaman dalam menangani anak dengan masalah keterlambatan bicara,” papar Jacinta.

Setelah hasil pemeriksaan keluar, maka orang tua dengan rekomendasi ahli dapat mengambil langkah tepat seperti misalnya, melakukan terapi bicara atau jika usia anak sudah harus sekolah, maka dimasukkan pada sekolah yang dapat memberikan perlakuan dan perhatian yang tepat sesuai dengan masalah anak tersebut.

Dr. I Gusti Ayu Partiwi Surjadi SpA. MARS, Direktur Rumah Sakit Bunda Jakarta memberikan panduan tahapan perkembangan kemampuan bicara dan bahasa anak berdasarkan usia seperti dijabarkannya sebagi berikut:

0-1 bulan

Bayi merespon saat mendengar suara, dengan melebarkan mata, perubahan irama pernafasan, atau kecepatan menghisap susu.

2-3 bulan

Bayi merespon dengan memperhatikan dan mendengar orang yang sedang bicara.

4 bulan

Menoleh atau mencari suara orang yang memanggil namanya.

6-9 bulan

Berceloteh (babbling), dan mengerti bila namanya disebut.

9 bulan

Mengerti arti kata “jangan.”

10-12 bulan

Meniru suara, mengucapkan mama/papa dari tidak mengerti, mulai mengerti, sampai bisa menirukan 2-3 kata. Sampai si kecil mengerti perintah seperti ”ayo berikan pada saya.”

13-15 bulan

Perbendaharan 4-7 kata, 20 persen ucapannya mulai dimengerti orang lain.

16-18 bulan

Perbendaharaan 10 kata, beberapa ekolalia (meniru kata yang diucapkan orang lain) dan 25 persen ucapannya dapat dimengerti orang lain

22-24 bulan

Perbendaharaan 50 kata, kalimat 2 kata, 75 persen kata-katanya dapat dimengerti orang lain.

2-2.5 tahun

Perbendaharaan kurang lebih 40 kata, termasuk nama kalimat 2-3 kata, mengerti 2 perintah sederhana sekaligus.

3-4 tahun

Kalimat dengan 3-6 kata, bertanya, bercerita, berhubungan dengan pengalaman, ucapannya hampir semua dimengerti orang lain.

4-5 tahun

Kalimat dengan 6-8 kata, menyebut 4 warna, menghitung sampi 10
Edit

Pengalamanku Mengatasi Terlambat Bicara

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/pengalamanku-mengatasi-terlambat-bicara.html

Pengalamanku Mengatasi Terlambat Bicara

Terlambat bicara? ini terapinya. Aku mengamati, cukup banyak anak anak yang baru mulai berbicara di usia yang terlambat, di luar rentang tumbuh kembangnya. Hal inilah yang sempat membuatku ragu, maju mundur untuk berkonsultasi mengenai keterlambatan bicara anakku, Raul . Khawatir aku mengambil langkah yang terlalu berlebihan. Hey.. he was only 16-17 months old at that time! Banyak juga yang bilang “Ah biasa itu, ada anaknya si anu 4 taun baru bicara, anaknya si ani, bgini, bla blabla”

Tapi aku tidak bisa membohongi diri bahwa aku cukup khawatir, alasannya bukan hanya karena melihat anak anak tetangga yang sudah bisa bicara barang 2-5 kata, tapi karena di teorinya, bayi sudah seharusnya mengeluarkan kata pertamanya sejak 7-9 bulan, walaupun itu sekedar mamama, papapa (babbling), atau kata sederhana yang biasanya suku katanya diulang. Anakku pada usia 6 bln hingga 1 tahun? He didn’t babble, at all!

Tanda-tanda perkembangan kemampuan bahasa anak di bawah ini mungkin bisa jadi gambaran. Aku mendapatkannya dari situs ini

6-12 bulan

  • Memahami kata-kata yang sering diucapkan orang dewasa saat diucapkan dengan bahasa tubuh, seperti : “da daah”, “tolong ambilkan…”, dan namanya sendiri
  • Mencoba untuk mengucapkan penggalan kata seperti , ”ba ba”, “na, na”
  • Mencoba untuk ikut bernyanyi saat mendengar lagu di radio atau televisi
  • Tertawa dan kadang bisa menirukan suara batuk

12 – 18 bulan

  •  Babbling– mengeluarkan suara seolah-oleh menyusun kalimat
  • Memahami pertanyaan/ pernyataaan sederhana seperti, “Mana hidungmu?” atau “tolong ambilkan…”
  • Mulai mengucapkan kata-kata (tapi belum jelas)
  • Mengagguk saat mengatakan “ya” dan menggeleng saat mengatakan “tidak”
  • Menikmati irama dan mulai suka “menari” bila mendengar musik
  • Waspada apabila :
  • Apakah anak Anda tidak bicara sama sekali? Tidak
  • Apakah anak Anda bisa bergaul? Tidak
  • Alarm waspada sayapun makin berdenging saat membaca kutipan ini

13-18 bulan

Sekarang anak Anda sudah bisa menggunakan satu kata atau lebih, dan dia tahu maknanya. Bahkan, ia bisa memainkan kata dan intonasi. Ia sudah menyadari pentingnya bahasa karena tahu bahwa kebutuhannya dapat terpenuhi dengan mengkomunikasikannya.

Bagaimana anakku pada 15 bulan? Not even one single word! Vokal yang dikeluarkannya hanya ‘uh’. Hanya itu. Memang aku punya dua pilihan: (1) Yakin pada fenomena yang terjadi, bahwa anak lelaki memang sering terlambat bicara, bahkan ada yang baru lancar bicara di usia 4 tahun. Dengan demikian, lanjutkan saja memberi stimulasi; (2) Datang ke dokter tumbuh kembang untuk berkonsultasi, yang mungkin akan membuat Raul diterapi, padahal MUNGKIN tidak perlu perlu amat, atau BISA JADI perlu banget, karrna merupakan gejala dari masalah keterlambatan lainnya.
Saat itu Raul berusia 18 bulan. Aku memutuskan memilih yang kedua, untuk menghilangkan segala kerisauanku. Tidak mau berspekulasi.

Ternyata dokter tumbuh kembang sepakat, bahwa ada keterlambatan. Akhirnya Raul dijadwalkan untuk terapi dua kali seminggu.

Saat menunggui Raul aku juga ngobrol dengan ibu-ibu lainnya, membahas latar belakang mereka mengajak anaknya untuk diterapi. Bisa dibilang, kasus Raul sebenarnya paling ringan, karena Raul masih kecil, dan masih sedikit keterlambatan yang bisa dideteksi di usia Raul waktu itu. Di sana aku juga melihat anak yang hiperaktif, motorik sangat terbelakang walaupun sudah gede, dan lain lainnya.

Aku sering ngobrol dengan seorang ibu cantik (mari sebut dengan nama mba Wati – halah standar amat yak:D) yang membuatku bersyukur aku mendeteksi dini dan segera mengambil tindakan, –tidak mau gambling. Anaknya sempat diduga autis. Dia tampak sulit berkonsentrasi, dan fobia jika masuk lift. Terapinya pun bermacam-macam, bukan hanya seperti Raul yang terapi wicara. Anaknya menjalani rangkaian terapi, tiap pertemuan dua jam (dibandingkan dengan Raul yang hanya satu jam).

Saat pertama ke dokter tumbuh kembang, beliau sempat ‘dimarahi’ dokternya dan mempertanyakan kenapa baru dibawa sekarang. Seharusnya sejak awal ada indikasi aneh, langsung bawa ke dokter. Semakin dini, semakin baik. Semakin dini identifikasinya, semakin mudah penanganannya. Beliau pun sudah menjalani terapi ini cukup lama, 1 tahun lebih. Progress Alhamdulillah ada memang. Tapi dengerin cerita beliau aku jadi mikir “lama benerrr yaaa, masa musti ngejalanin terapi selama itu”. Beliau juga sepakat dan setuju aku membawa Raul sekarang, tidak usah menunggu lebih lama lagi.

AKTIVITAS TERAPI WICARA

Sebenarnya, tak ada yang istimewa dalam terapi wicara. Misalnya :
  • Meronce
  • Main puzzle (mengenal binatang,  buah, dll)
  • Belajar mengenal profesi
  • Mengenal gender laki laki dan perempuan
  • Intinya, mengenal banyak hal adalah kunci ketrampilan berbahasa
Adapun aktivitas yang spesifik adalah
  • Massage rahang
  • Menyikat lidah (atas-bawah), rongga mulut (pakai sikat gigi 3 step)  waktu raul bayi, aku belum kenal sikat gigi 3 step, tapi menurutku bisa diganti dengan mengenal tekstur makanan
  • Meniup (bisa dilakukan dengan peluit atau serpihan kertas)
  • Menunjukkan bagaimana pelafalan vokal dan konsonan yang benar dan bagaimana bentuk mulut saat melafalkan itu: a (buka mulut lebar lebar), u (manyun semanyun-manyunnya), dst.
  • Memancing menjulurkan lidah (dengan mengoles madu/eskrim di luar bibir)
  • Mengenalkan konsep preposisi: di atas meja, di bawah meja, di samping. Dilakukan dengan games. Anak disuruh mengikuti instruksi. Kalo sukses tentu dipuji dan dia bangga banget. Kalo belum sukses ya…. Tetep disemangatin.
  • Memancing untuk mengunyah, dengan memasukkan makanan ke bagian kanan-kiri mulut, supaya lidahnya terangsang untuk bergerak, memindahkan makanan ke tengah

Terkait dengan stimulasi lidah, ternyata baby led weaning adalah hal yang baik untuk menstimulasi wicara. FYI Raul dulu ngga BLW karena emaknya belum ngeh, dan Raul juga selalu menolak kalau diberi makanan padat.
Dari tindakan yang dilakukan, sebenarnya para ibu bisa mencegahnya sedini mungkin dengan mengikuti tindakan di ruang terapi, karena, sekali lagi, tidk ada yang istimewa dan tidak menggunakan alat khusus (kecuali sikat gigi 3 step). Tindakan yang dilakukan adalah :
  • Saat membersihkan gigi dengan menggunakan kassa, sekalian tekan-tekan lidah dan dinding mulutnya.
  • Pijat-pijat rahangnya, tekan-tekan pipinya.
  • Jangan lupa BLW. Caranya? memberi makan dalam bentuk potongan-potongan kecil  dan menyuruhnya makan sendiri di usia 7 bulan. Bisa berupa nugget, buah potong, dsb.
  • Pastikan di rumah anak mendapat rangsangan yang cukup, dikenalkan dengan berbagai macam benda, warna, huruf, binatang. Ingat, tujuannya bukan agar anak “pintar” sedini mungkin, tapi memang kekayaan kosakata adalah hal yang penting dalam ketrampilan wicara. Mau ngomong apa kalo emang dia ga tau nama benda benda di sekitarnya. Kuncinya lakukan dengan cara yang fun yah.
  • Kalau ada indikasi keterlambatan, jangan bilingual. Satu bahasa saja. Kalau berdasarkan pendapat pribadi saya, boleh-boleh saja anak mendapat ‘paparan’ terhadap bahasa lain, misal dalam bentuk lagu, suara tilawah (bahasa arab), yang penting adalah bahasa untuk komunikasi intensifnya satu bahasa dulu.
Alhamduillah, setelah 6 bulan aku putuskan untuk berhenti  walaupun dokter sebenernya menyuruh melanjutkan. Itu karena saat evaluasi di depan dokter, Raul jadi malu malu dan ngadat mengikuti instruksi. Tapi sepengamatanku, progresnya cukup baik, dan sudah bisa mengejar milestone normalnya. Jadi aku mengikuti insting ibu aja, setelah 6 bulan perkembangannya kurasa cukup.

Ohya, sedikit berbagi walau OOT, dari proses ini aku jg dapet oleh oleh petuah dan ilmu baru dari bu dokter mengenai perkembangan otak anak bawah tiga tahun.

Menurut beliau, belahan otak yang pertama kali berkembang adalah otak kanan. Jadi, wajar jika bayi dan batita memang tidak logis, tidak memikirkan sebab akibat, tidak menganalisis, mereka hanya menyerap menyerap dan menyerap. Jadi… jangan panik duluan kalau anak makan dengan tangan kiri, corat coret dengan tangan kiri. Karena otak kanan berhubungan dengan organ motorik badan sebelah kiri, sebaliknya otak kiri manifestasinya adalah gerakan badan sebelah kanan. Boleh perkenalkan sopan santun tangan kanan, tapi lakukan perlahan, kalau dipaksakan malah bisa menghambat perkembangan otak kanannya.

Sekian, semoga bermanfaat :)
Edit

Peluk Anakmu

https://infosugeng.blogspot.com/2018/10/peluk-anakmu.html

Peluk Anakmu

Manusia terlahir dengan potensi yang tidak dimiliki makhluk lainnya. Saat lahir seorang anak telah memiliki 100 miliar sel otak yang adalah potensi luar biasa untuk dikembangkan. Berbeda dengan bayi atau anak dari makhluk lain yang bisa dengan cepat menjadi mandiri, seperti anak rusa bisa cepat berdiri dan berjalan beberapa saat usai dilahirkan, anak manusia membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa mencapai tahap dewasa dan mandiri, sekitar 17 tahun.

Manusia adalah satu-satunya spesies di muka bumi yang membutuhkan bimbingan, perlindungan, dukungan, stimulasi, dan perhatian dari induknya (baca: orangtua) secara terus menerus untuk bisa bertumbuh dan berkembang.

Selain makanan bernutrisi untuk pertumbuhan fisik, satu hal paling penting yang dibutuhkan anak manusia adalah rasa aman dan cinta. Rasa aman adalah fondasi untuk mengembangkan segenap potensi diri. Tanpa rasa aman anak akan sulit untuk bisa bertumbuh mencapai potensi diri maksimal.

Banyak orangtua yang terlalu fokus pada pemberian makanan bernutrisi. Ini tentu hal yang sangat baik. Di sisi lain, manusia adalah makhluk yang unik dan kompleks dengan beberapa aspek saling terkait yaitu tubuh fisik, mental, dan emosi (psikologis). Idealnya pemberian "nutrisi makanan" haruslah mampu memuaskan "rasa lapar dan dahaga" pada seluruh aspek sehingga terjadi pertumbuhan yang seimbang.

Salah satu upaya membantu pertumbuhan anak adalah dengan banyak memberi sentuhan fisik. Dr. Ashley Montague, penulis buku Touching, mengatakan bahwa anak-anak yang tidak mendapatkan atau menerima cukup cinta – yang tidak disentuh atau diajak bicara secara rutin – dapat berhenti bertumbuh.

Hasil foto sinar X menunjukkan adanya periode perlambatan atau pertumbuhan tulang yang minim yang terjadi saat anak merasa diabaikan atau kesepian. Tanpa dukungan cinta dan rasa aman tubuh mulai berhenti bertumbuh.

Kesepian tidak berarti anak ditinggal sendiri. Kesepian saat ini banyak dialami anak di tengah keramaian keluarga. Orangtua yang sibuk, baik sibuk dengan pekerjaan atau gadget, sering secara tidak sengaja telah abai akan kebutuhan anak untuk diperhatikan, diajak bicara/diskusi, disentuh, diajak bermain, dll.

Walau orangtua telah memberi waktu, menemani anak namun sering terjadi anak merasa kesepian atau diabaikan karena tidak terjadi interaksi secara emosi. Kedekatan fisik adalah satu hal yang berbeda dengan kedekatan secara emosi.